Selasa, 15 Maret 2016


“PNS pungli, tidak terima tunjangan
Bertempat di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Selasa (15/03). Pemerintah Kota Semarang melalui BKD menyerahkan SK Kenaikan Pangkat periode 1 periode April 2016. Penyerahan SK tersebut diserahkan secara simbolis oleh Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi.
Menurut laporan Kepala BKD Kota Semarang, Drs. Bambang Sukono, usulan Kenaikan Pangkat periode 1 April 2016 sebanyak 674. Pada tahap ini akan diserahkan sejumlah 250 Surat Keputusan Kenaikan Pangkat yang terdiri dari 133 PNS Golongan III, 103 PNS Golongan II, 14 PNS Golongan I.
Adapun sisa usul kenaikan pangkat yang masih dalam proses adalah sebanyak 424 PNS dengan rincian sebanyak 2 PNS Golongan IV/c  yang masih dalam proses persetujuan teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kantor BKN Pusat Jakarta. Kemudian sebanyak 35 PNS Golongan IV/a dan Golongan IV/b masih menunggu nota persetujuan teknis dari Kantor Regional I BKN Yogyakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dan yang terakhir sebanyak 387 PNS Golongan III/d kebawah masih menunggu persetujuan teknis dari Kantor Regional I BKN Yogyakarta.
Lebih lanjut diungkapkan bahwa proses kenaikan pangkat sejak Tahun 2011, telah menggunakan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK), yang diwajibkan bagi instansi daerah dan instansi pusat. Data pendukung yang sah dan lengkap disampaikan kepada Kanreg I BKN Yogyakarta.
Sementara itu dalam sambutannya dihadapan PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat, Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi mengatakan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bukan gratis dan bukan otomatis, karea sudah bekerja sesuai aturan PP. No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Hendrar Prihadi juga mengingatkan tentang komitmen PNS, terlebih PNS Kota Semarang yang merupakan bagian birokrasi aparatur negara yang dituntut warga masyarakat bisa melayani dengan baik.  Menurutnya warga masyarakat sekarang lebih kritis menuntut pelayanan yang prima. Walikota juga berharap dengan kesejahteraan pegawai yang diterima sekarang ini, PNS harus mengedepankan pelayanan prima, perubahan pola pikir dan tata cara kinerja.dirinya juga menegaskan bahwa kedepan tidak ada lagi PNS nakal, PNS yang pergi ke mall disaat waktu jam kerja atau PNS yang  melakukan pungli atau pungutan liar.
“Jika ada PNS melakukan pungli, dan bila bisa dibuktikan dengan yang bersangkutan, maka tidak akan menerima kesejahteraan pegawai selama 1 tahun dan akan dipindahtugaskan” tegasnya.

Minggu, 13 Maret 2016

Jaga Kebersihan, Satpol PP Diminta Tegakkan Perda.


Minggu (12/03) Dalam rangka mengantisipasi banjir BPBD Kota Semarang menggelar kegiatan   Kerja Bakti Resik-Resik Lingkungan di Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara yang diikuti warga masyarakat, ibu-ibu PKK, TNI dan Polri, PNS, Linmas, Tagana  yang dipimpin  Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi didampingi Dandim 0733 BS Kolonel(Kav) Puji Setiono dan Sekda Kota Semarang . " Walaupun kelihatannya simpel, kegiatan ini adalah kerja nyata  yang hasilnya sangat bermanfaat bagi kota Semarang, yang kotor menjadi bersih, yang salurannya mampet jadi mengalir sehingga tidak menjadi sarang nyamuk , ini adalah aktifitas yang bisa dilakukan kapan saja, kata kuncinya adalah cepat-cepat "ditandangi" bareng- bareng, " kata Hendi panggilan akrab Walikota Semarang. bahwa persoalan rob dan banjir menjadi masalah serius bagi kota Semarang, terlebih bila curah hujan cukup tinggi, karenanya saya akan selalu mengingatkan masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah di saluran air, tetapi dipilah, diolah sehingga ada manfaatnya, untuk itu masyarakat supaya membentuk bank sampah yang bertugas  mengelola sampah. Berkaitan pembuang  sampah sembarangan, Hendi memerintahkan Satpol PP supaya  melakukan penegakan  Perda No. 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, penegakan perlu dilakukan mengingat persoalan sampah harus ditangani dengan serius, dan perlu diberikan sangsi yang tegas kepada pelanggar.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Semarang menyerahkan bantuan berupa 60 paket sembako kepada Kecamatan Semarang Utara, 20 Jaket pelampung kepada Camat Ngalian, Camat Gayamsari dan Camat Tugu
Usai apel, Walikota Semarang melanjutkan dengan penanaman pohon penghijauan dan kerja bakti bersama warga masyarakat  di lingkungan jalan Hasanudin dan saluran disekitar  kali asin. Hendrar Prihadi pun tak segan untuk ikut turun membersihkan sampah di yang menumpuk di pinggir jalan, tokoh masyarakat Kelurahan Kuningan Ari Sumantri menyambut gembira langkah pak wali untuk menggerakkan masyarakat membersihkan lingkungan, dirinya yang tinggal di daerah rendah seperti kelurahan Kuningan merasakan sekali kalau salurannya lancar, ketika turun hujan air tidak menggenang , dirinya berterima kasih karena program yang digagas pak Hendi untuk normalisasi kali Asin dan pembuatan polder di bagian muara sekarang terlihat hasilnya.