Minggu (12/03) Dalam rangka mengantisipasi banjir BPBD Kota Semarang menggelar kegiatan Kerja Bakti Resik-Resik Lingkungan di Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara yang diikuti warga masyarakat, ibu-ibu PKK, TNI dan Polri, PNS, Linmas, Tagana yang dipimpin Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi didampingi Dandim 0733 BS Kolonel(Kav) Puji Setiono dan Sekda Kota Semarang . " Walaupun kelihatannya simpel, kegiatan ini adalah kerja nyata yang hasilnya sangat bermanfaat bagi kota Semarang, yang kotor menjadi bersih, yang salurannya mampet jadi mengalir sehingga tidak menjadi sarang nyamuk , ini adalah aktifitas yang bisa dilakukan kapan saja, kata kuncinya adalah cepat-cepat "ditandangi" bareng- bareng, " kata Hendi panggilan akrab Walikota Semarang. bahwa persoalan rob dan banjir menjadi masalah serius bagi kota Semarang, terlebih bila curah hujan cukup tinggi, karenanya saya akan selalu mengingatkan masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah di saluran air, tetapi dipilah, diolah sehingga ada manfaatnya, untuk itu masyarakat supaya membentuk bank sampah yang bertugas mengelola sampah. Berkaitan pembuang sampah sembarangan, Hendi memerintahkan Satpol PP supaya melakukan penegakan Perda No. 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, penegakan perlu dilakukan mengingat persoalan sampah harus ditangani dengan serius, dan perlu diberikan sangsi yang tegas kepada pelanggar.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Semarang menyerahkan bantuan berupa 60 paket sembako kepada Kecamatan Semarang Utara, 20 Jaket pelampung kepada Camat Ngalian, Camat Gayamsari dan Camat Tugu
Usai apel, Walikota Semarang melanjutkan dengan penanaman pohon penghijauan dan kerja bakti bersama warga masyarakat di lingkungan jalan Hasanudin dan saluran disekitar kali asin. Hendrar Prihadi pun tak segan untuk ikut turun membersihkan sampah di yang menumpuk di pinggir jalan, tokoh masyarakat Kelurahan Kuningan Ari Sumantri menyambut gembira langkah pak wali untuk menggerakkan masyarakat membersihkan lingkungan, dirinya yang tinggal di daerah rendah seperti kelurahan Kuningan merasakan sekali kalau salurannya lancar, ketika turun hujan air tidak menggenang , dirinya berterima kasih karena program yang digagas pak Hendi untuk normalisasi kali Asin dan pembuatan polder di bagian muara sekarang terlihat hasilnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar